Darahmu, Harapan Mereka: LDII Kudus Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan dan Pengabdian Bangsa

Ketua DPD LDII Kudus Turut Berpartisipasi dalam Donor Darah Bersama PMI
“Setetes darah mungkin tampak kecil, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, ia bisa menjadi penentu antara harapan dan kehilangan. Dari semangat kepedulian itulah, LDII Kudus kembali menggerakkan aksi nyata demi kemanusiaan.”

Kudus – Semangat kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan oleh Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia DPD LDII Kabupaten Kudus melalui kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia PMI Kabupaten Kudus, Minggu, 12 Oktober 2025.

Kegiatan sosial yang berlangsung di Pondok Pesantren Baitul Qudus, Desa Panjang, Kecamatan Bae, Kudus ini diikuti antusias oleh warga LDII dan masyarakat umum dengan total 79 pendaftar. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, 56 peserta dinyatakan layak dan berhasil mendonorkan darahnya, sedangkan 23 peserta lainnya belum dapat diambil darahnya karena alasan medis.

Gambar: Calon Pendonor Darah Mengikuti Pemeriksaan Medis Awal oleh Petugas PMI Kudus. (KIM LDII Kudus)

Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus, Muhammad As’ad, S.E menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata kontribusi LDII dalam membangun bangsa melalui kepedulian kemanusiaan.

“Donor darah adalah bentuk sederhana namun bermakna dari cinta tanah air. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini bisa menyelamatkan nyawa seseorang esok hari. Itulah hakikat pengabdian bagi sesama dan bagi bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, LDII terus mendorong warganya untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan sebagai bagian dari implementasi delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa, khususnya di bidang kesehatan dan lingkungan hidup.

Kepala UTD PMI Kabupaten Kudus, dr. Emy Ruyanah, M.M turut mengapresiasi langkah LDII Kudus yang secara konsisten membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kabupaten Kudus.

“Kami berterima kasih atas kerja sama LDII. Partisipasi ini sangat berarti dalam menjaga ketersediaan darah di PMI, terlebih saat kebutuhan meningkat,” ujar perwakilan PMI Kudus.

Sementara itu, Koordinator Penyelenggara Donor Darah LDII Kudus, Irfan Siswanto, menilai bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga sarana menumbuhkan kepedulian dan keikhlasan antar sesama

“Donor darah bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang kepedulian dan empati. Dari kegiatan sederhana ini, kita belajar bahwa membantu sesama adalah bentuk nyata menjaga semangat kemanusiaan dan persatuan bangsa Indonesia,” ungkap Irfan.

Dengan semangat tersebut, LDII Kudus berkomitmen untuk terus menebarkan nilai-nilai kemanusiaan melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan, sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.

By admin