KUDUS — DPD LDII Kabupaten Kudus menggelar kegiatan Pengajian Sarimbit atau pasangan suami istri pada Minggu, 13 September 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Keluarga Bahagia Bersama Meraih Surga” ini diikuti sebanyak 124 pasangan suami istri warga LDII se-Kabupaten Kudus.Pengajian yang dipusatkan di aula GSG Syaifudin Zuhri Komplek PP Baitul Qudus Bae ini menghadirkan pemateri utama Ustadz Drs. HM Thoyibun dari Surakarta.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Thoyibun menekankan bahwa membangun rumah tangga sakinah tidak hanya soal materi, tetapi juga tentang membangun fondasi iman dan akhlak bersama. Dalam paparannya, Ustadz Thoyibun menyampaikan empat kunci utama untuk meraih kebahagiaan dalam rumah tangga; Pertama, Kejujuran atau Saling Terbuka. Menurutnya, keterbukaan antara suami dan istri menjadi pondasi kepercayaan. Tanpa kejujuran, rumah tangga akan mudah retak karena prasangka. Kedua, Kerjasama. Rumah tangga ibarat tim, suami dan istri harus saling bahu-membahu dalam mengurus keluarga, mendidik anak, dan mencari nafkah yang halal agar beban tidak hanya dipikul satu pihak. Ketiga, Komunikasi yang Intens. Ustadz Thoyibun mengingatkan agar pasangan tidak berhenti berkomunikasi, dialog yang baik, mendengarkan keluh kesah pasangan, dan menyampaikan pendapat dengan cara yang santun dapat mencegah banyak kesalahpahaman. Keempat, Saling Menghargai. Menghargai peran, pendapat, dan kekurangan pasangan menjadi perekat hubungan. Rasa saling menghargai akan menumbuhkan ketenangan dan kasih sayang di dalam rumah.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus, Muhammad As’ad menyampaikan bahwa kegiatan pengajian sarimbit ini diadakan sebagai upaya membina keluarga LDII agar menjadi keluarga yang berakhlakul karimah dan menjadi teladan di masyarakat, serta diharapkan menjadi penopang pembinaan generasi penerus yang lebih baik. Para peserta tampak antusias mengikuti pengajian dari awal hingga akhir. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan 124 pasangan yang hadir dapat mengamalkan ilmu yang didapat untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dunia akhirat.


