KUDUS — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kudus kembali menggelar Talk Show Perempuan Inspiratif Part II dengan tema “Jadikan Media Sosialmu Berkah”, Minggu (1/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di GSG Syaifuddin Zuhri, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, diikuti sekitar 500 peserta perempuan dari berbagai wilayah.
Ketua Panitia kegiatan, Dra. Sri Winarni, M.Pd, yang juga menjabat Ketua Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPD LDII Kudus, menjelaskan bahwa tema ini dipilih sebagai respons atas besarnya peran media sosial dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi perempuan.

Gambar: Laporan Ketua Panitia Talk Show Keputrian Inspiratif Part II (KIM LDII Kudus)
“Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai media dakwah, penguatan ekonomi keluarga, serta pengembangan kapasitas diri. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para perempuan agar lebih bijak, produktif, dan tetap bernilai ibadah dalam bermedia sosial,” ujarnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Kudus, Ir. KH. Soehardi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mengarahkan pemanfaatan teknologi digital untuk kemaslahatan umat.

Gambar: Sambutan Ketua Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Kudus (Sumber: KIM LDII Kudus)
“Media sosial dan gawai seharusnya digunakan untuk hal-hal yang membawa manfaat nyata. Ketika teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan kegiatan sosial, semangat beribadah, berinfak, bersedekah, dan berzakat juga akan semakin tumbuh,” jelasnya.
Talk show ini menghadirkan Hasan Sule, kreator konten media sosial, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Hasan Sule mengajak peserta untuk memandang media sosial sebagai alat, bukan tujuan. Menurutnya, keberkahan media sosial sangat ditentukan oleh niat serta pesan yang disampaikan.

Gambar: Pemaparan Talk Show oleh Hasan Sulen (Sumber: KIM LDII Kudus)
“Jika diniatkan dengan benar dan diisi dengan konten yang positif, media sosial bisa menjadi ladang kebaikan. Perempuan memiliki peran strategis dalam menghadirkan konten yang menenangkan, inspiratif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Hasan Sule.
Menjelang penutupan, Sekretaris Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Kudus, Drs. Bambang Hariyanto, M.M, menyampaikan refleksi terkait dinamika perubahan di era digital. Ia menilai bahwa perubahan berlangsung sangat cepat dan menuntut kemampuan adaptasi dari setiap individu.

Gambar: Closing Statement oleh Sekretaris Dewan Penasehat DPD LDII Kudus)
“Yang mampu bertahan bukan mereka yang paling besar atau paling kuat, melainkan yang paling adaptif. Saat ini, banyak peluang ekonomi muncul melalui media sosial tanpa membutuhkan modal besar, tetapi memerlukan kemauan, keyakinan, dan kerja keras,” tuturnya.
Melalui kegiatan Talk Show Perempuan Inspiratif Part II ini, Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus, Muhammad As’ad, S.E., berharap para peserta mampu memanfaatkan media sosial secara cerdas, produktif, dan bernilai keberkahan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sosial.

